Minggu, 24 April 2016

APA ITU ISLAM?"

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ؛ 

لا إله إلا الله محمد رسول الله
“Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”

Apakah anda selama ini tau apa agama anda? Apa yang anda tau tentang islam? Berikut adalah sedikit pengetahuan tentang islam

ISLAM
Agama ISLAM adalah agama yang haq (BENAR) yang dibawa oleh Nabi MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM dan hanya mengimani satu tuhan yaitu ALLAH. Dengan lebih dari satu seperempat miliar orang pengikut di seluruh dunia, menjadikan Islam sebagai agama terbesar kedua di dunia setelah agama Kristen.  Islam memiliki arti "penyerahan", atau penyerahan diri sepenuhnya kepada ALLAH. Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti "seorang yang tunduk kepada ALLAH.SWT atau lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasulu utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah swt.
Kepercayaan
Kepercayaan dasar Islam dapat ditemukan pada dua kalimah syahādatāin ("dua kalimat persaksian"), yaitu "asyhadu an-laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah" - yang berarti "Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah utusan Allah". Esensinya adalah prinsip keesaan Tuhan dan pengakuan terhadap kenabian Muhammad. Adapun bila seseorang meyakini dan kemudian mengucapkan dua kalimat persaksian ini, ia dapat dianggap telah menjadi seorang muslim dalam status sebagai mualaf (orang yang baru masuk Islam dari kepercayaan lamanya).

Lima Rukun Islam
Islam memberikan banyak amalan keagamaan. Para penganut umumnya digalakkan untuk memegang Lima Rukun Islam, yaitu lima pilar yang menyatukan Muslim sebagai sebuah komunitas. Tambahan dari Lima Rukun, hukum Islam (syariah) telah membangun tradisi perintah yang telah menyentuh pada hampir semua aspek kehidupan dan kemasyarakatan. Tradisi ini meliputi segalanya dari hal praktikal seperti kehalalan, perbankan, jihad dan zakat.
Isi dari kelima Rukun Islam itu adalah:
1.    Mengucapkan dua kalimah syahadat dan meyakini bahwa tidak ada yang berhak ditaati dan disembah dengan benar kecuali Allah saja dan meyakini bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul Allah.
2.   Mendirikan salat wajib lima kali sehari.
3.   Berpuasa pada bulan Ramadan.
4.   Membayar zakat.
5.   Menunaikan ibadah haji bagi mereka yang mampu.

Enam Rukun Iman
Muslim juga harus mempercayai Rukun Iman yang terdiri atas 6 perkara yaitu:
1.    Iman kepada Allah swt.
2.   Iman kepada malaikat Allah
3.   Iman kepada kitab Allah swt. (Al-qur'an, Injil, Taurat, Zabur dan Suhuf)
4.   Iman kepada nabi dan rasul Allah
5.   Iman kepada hari kiamat
6.   Iman kepada qada dan qada

Ajaran Islam
Agama Islam adalah ajaran yang mencakup akidah/keyakinan dan syariat/hukum. Islam adalah ajaran yang sempurna, baik ditinjau dari sisi aqidah maupun syariat-syariat yang diajarkannya:
1.     Islam memerintahkan untuk menauhidkan Allah ta’ala dan melarang kesyirikan.
2.     Islam memerintahkan untuk berbuat jujur dan melarang dusta.
3.     Islam memerintahkan untuk berbuat adil dan melarang aniaya.
4.     Islam memerintahkan untuk menunaikan amanat dan melarang berkhianat.
5.     Islam memerintahkan untuk menepati janji dan melarang pelanggaran janji.
6.     Islam memerintahkan untuk berbakti kepada kedua orang tua dan melarang perbuatan durhaka kepada mereka.
7.     Islam memerintahkan untuk menjalin silaturahim (hubungan kekerabatan yang terputus) dengan sanak famili dan Islam melarang perbuatan memutuskan silaturahim.
8.     Islam memerintahkan untuk berhubungan baik dengan tetangga dan melarang bersikap buruk kepada mereka.

Secara umum dapat dikatakan bahwasanya Islam memerintahkan semua akhlak yang mulia dan melarang akhlak yang rendah dan hina. Islam memerintahkan segala macam amal salih dan melarang segala amal yang jelek.
Allah ta’ala berfirman,
إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاء ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
“Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat adil, ihsan dan memberikan nafkah kepada sanak kerabat. Dan Allah melarang semua bentuk perbuatan keji dan mungkar, serta tindakan melanggar batas. Allah mengingatkan kalian agar kalian mau mengambil pelajaran.” (QS. An Nahl: 90)
Tugas Kewajiban Kita Kepada Allah


1.  beribadah kepada Allah dengan baik, tanpa syirik sedikitpun terhadap Allah adalah salah satu kewajiban kita terhadap Allah: 
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. QS Adz Dzaariyaat (51): 56 
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.  QS Al Bayyinah (98): 5
2.  kita harus selalu bersyukur atas segala nikmat, rahmat, taufiq dan hidayah dari Allah, juga atas berbagai fasilitas dan kenikmatan yang Allah berikan kepada kita yang tidak dapat kita hitung atau sebutkan satu per satu :
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (ni`mat) -Ku.  QS Al Baqoroh (2) : 152
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.  QS Al Baqoroh (2) : 172

3.  bertaubat, istighfar, sadar bahwa kita adalah hamba yang banyak berdosa, dan juga kita jangan berputus-asa dari rahmat Allah:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ ءَامَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".  QS At Tahriim (66) : 8

Hanya Agama Islam yang Diterima di Sisi Allah
Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Kami memandang bahwa barang siapa yang pada masa sekarang ini mendakwakan bahwasanya ada sebuah agama yang diterima di sisi Allah selain agama Islam baik itu agama Yahudi, Nasrani ataupun yang lainnya maka orang tersebut kafir. Kemudian kalau seandainya orang itu sebelumnya adalah muslim maka dia harus diminta untuk bertaubat. Kalau dia menurut maka diterima taubatnya, dan jika tidak maka dia berhak dibunuh (oleh penguasa Islam -pent.) dengan status sebagai orang murtad karena dia telah berani mendustakan al-Qur’an.” (Syarh ‘Aqidati Ahlis Sunnah wal Jama’ah, hal. 269)
·         Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Demi Allah Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya. Tidaklah ada seorang manusia pun yang mendengar tentang kenabianku di antara umat ini, entah dia beragama Yahudi ataupun Nasrani lantas tidak mau mengimani ajaran yang aku bawa ini melainkan dia pasti tergolong penduduk neraka.” (HR. Muslim)
·         Di dalam hadits yang lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku diberikan lima hal yang tidak diberikan kepada nabi-nabi sebelum diriku…” di antara kelima hal itu adalah, “Dan nabi yang terdahulu diutus hanya kepada kaumnya saja, sedangkan aku diutus untuk seluruh umat manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim)
·         Oleh sebab itu Abu Ja’far Ath Thahawi rahimahullah mengatakan di dalam kitab aqidahnya yang sangat populer, “Dan beliau (Nabi Muhammad) diutus untuk seluruh bangsa jin dan segenap umat manusia, dengan mengemban kebenaran dan hidayah, dengan membawa cahaya dan pancaran sinar (wahyu).” Ibnu Abil ‘Izz Al Hanafi rahimahullah mengatakan, “Keberadaan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai rasul yang diutus kepada semua manusia adalah perkara yang sudah pasti diketahui semua orang Islam sebagai bagian dari ajaran agama Islam.” (lihat Al Minhah Al Ilahiyah, hal. 221-222)
·         Maka sangatlah wajar jika Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Kami memandang bahwa barang siapa yang pada masa sekarang ini mendakwakan bahwasanya ada sebuah agama yang diterima di sisi Allah selain agama Islam baik itu agama Yahudi, Nasrani ataupun yang lainnya maka orang tersebut kafir…” (Syarh ‘Aqidati Ahlis Sunnah wal Jama’ah, hal. 269)
Subhanallah syukur alhmdulillah kita menjadi golongan umat Islam. Berimanlah dan selalu ta’ati perintah Allah swt. Agar kita senantiasa dalam lindungannya dan semoga kita selalu menjadi golongan umat yang beriman dan dicintai oleh Allah swt. AMIN....

"Taqabbalallaahu minna waminkum taqabbal yaa kariimu,
wassalaamu' alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh".....:D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

berikanlah komentar yang baik dan bermutu